Daratan di Kawasan Centre Point of Indonesia telah Terbentuk !

21 August 2017
2011 Views

Reklamasi Centrepoint of Indonesia berlangsung cukup pesat. Reklamasi ini menggunakan Trailing Suction Hopper Dredger Fairway dimana merupakan dredger dengan kapasitas terbesar di dunia, yakni 35.000m3. Tidak heran sejak datangnya TSHD Fairway pertengahan bulan juni 2017 yang lalu, lahan yang telah tertimbun mencapai 35%, yakni hampir mencapai 4 juta kubik dari 9 juta kubik yang dibutuhkan untuk mereklamasi 100 hektare area Centrepoint of Indonesia tahap I. Dalam sehari, dredger ini mampu mengangkut sebanyak 2.5 x 35.000m3 atau setara dengan ± 5.000 truk dimana jika menggunakan metode konvensional timbunan dengan truk hanya mampu maksimal 200 truk / hari jika tidak ada halangan.

DCIM100MEDIADJI_0006.JPG

06 Agustus 2017

DCIM100MEDIADJI_0026.JPG

16 Agustus 2017

Jika melihat foto area yang telah tertimbun, akan tampak bahwa area yang telah menjadi lahan masih terbilang kecil. Namun, perlu diketahui bahwa metode yang digunakan oleh PT. Boskalis Internasional Indonesia adalah metode layer per layer. Metode yang dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas tanah reklamasi nantinya dan kepentingan lingkungan. Dengan penyebaran per layer, pasir akan menekan lumpur/clay yang berada didasar laut secara bersamaan tanpa menimbulkan sliding (lumpur naik dan bercampur dengan pasir).  Oleh karena itu, meskipun lahan belum tampak diatas permukaan laut namun pengisian pasir di bawah permukaan laut tetap berjalan. Estimasi penyelesaian timbunan pasir reklamasi di November 2017 ini, dan pemadatan diharapkan dapat rampung Oktober tahun mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *